Kota Bekasi, Kupasfakta.com– Dalam rangka merayakan ulang tahun yang ke-10, Majelis Ta’lim Jamaah Ratib Barakat Ma’ayisy mengekspresikan bentuk rasa syukur perjalanannya selama ini dengan menggelar pengajian acara milad yang dirangkai dengan pemberian santunan kepada Anak Yatim, Dhuafa dan Muallaf. Acara tersebut berlangsung pada Kamis, 30 November 2025 di Musholla Nuruttaqwa yang berlokasi di Kampung Pabuaran Cimuning, Kota Bekasi.
Dalam rangkaian acara tersebut, sebelum memasuki acara puncak yaitu pengajian acara milad, terlebih dahulu dilangsungkan pemberian santunan berupa paket bingkisan dan uang tunai kepada Anak Yatim dan Dhuafa yang berdomisili di kampung Pabuaran Cimuning yang dibagikan kerumah masing-masing penerima santunan.

Selanjutnya setelah waktu isya, dimulai dengan pengajian rutinan sekaligus memperingati milad. Adapun rangkaian acara malam itu, salah satunya memberikan santunan untuk saudara-saudara muallaf, simbolis pemotongan tumpeng, serta pemberian plakat atas apresiasi dari Bapak Mashury selaku Dewan Pembina Majelis kepada Ustadz Alimudin selaku Pengasuh Majelis, kemudian dilanjutkan tausiyah dari Ustadz Adi Hasan.

Dalam sambutannya, Mohammad Rojikin selaku Ketua Majelis Ta’lim Jamiyah Ratib Barakat Ma’ayisy menyampaikan “apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh pendiri, pembimbing, pengurus, donatur dan seluruh jamaah yang selalu berkontribusi demi kelangsungan dan kemajuan majelis taklim ini.”
Perayaan ini tidak hanya menjadi momen berbagi, tetapi juga sarana untuk mempererat tali silaturahmi di kalangan masyarakat Bekasi dan sekitarnya, sekaligus mengajarkan nilai-nilai keikhlasan dan kepedulian terhadap sesama.
Lebih lanjut “perjalanan sepuluh tahun ini, majelis kami masih banyak kekurangan dan kekhilafan, namun tetap optimis untuk terus memperbaiki agar tetap eksis dan inovatif dalam menyelenggarakan kajian keagamaan, kegiatan sosial dan pembinaan terhadap generasi muda maupun muallaf yang di bina melalui majelis ini. Dan berharap kegiatan yang selama ini sudah dilakukan (pengajian rutinan, santunan) agar semakin ditingkatkan dan semakin mendapatkan dukungan dari masyarakat dengan tujuan agar mendapatkan berkah serta ridho dari Allah SWT.” Ujar Mohammad Rojikin. (Red)












