Dugaan Nepotisme Masih Kental di Disdik Kota Bekasi, Kontraktor Non-Kolega Gigit Jari

Avatar photo

Kota Bekasi, Kupasfakta.com-Aroma kuat praktik nepotisme diduga masih membayangi kinerja Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bekasi, khususnya dalam proses pembagian paket proyek Pengadaan Langsung (PL) Tahun Anggaran 2025. Proyek yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Bekasi ini, melalui alokasi dana Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDA), tampaknya hanya “berputar” di kalangan kontraktor yang disebut-sebut sebagai kolega atau orang dekat para petinggi Disdik.

Dalam penelusuran yang dilakukan, ditemukan indikasi bahwa sejumlah rekanan yang sama mendapatkan proyek lebih dari satu paket. Bahkan ada yang mengantongi hingga 4 hingga 5 paket proyek, sementara kontraktor lain yang juga merupakan mitra sah Pemerintah Kota Bekasi hanya bisa gigit jari.

Ironisnya, para kontraktor yang mencoba mengadu nasib dengan mendatangi langsung kantor Disdik di kawasan Kota Bekasi mengaku tidak pernah berhasil bertemu dengan Kepala Dinas Pendidikan, Alexander Zulkarnain. Upaya untuk mendapatkan kejelasan mengenai mekanisme distribusi proyek justru berakhir dengan kekecewaan. Sang Kadisdik diduga ‘tertutup’ terhadap aspirasi para kontraktor yang merasa dipinggirkan.

Beberapa kontraktor menyebut bahwa sejak awal tahun anggaran, proyek-proyek tersebut sudah diplot untuk pihak-pihak tertentu yang memiliki kedekatan personal maupun struktural dengan pejabat Disdik.

Berikut daftar sebagian perusahaan rekanan yang diduga mendapatkan paket proyek secara berulang:

Nama Rekanan Jumlah Paket Kode RUP

  1. Karya Cipta Persada 2 59653087, 59648441
  2. Sifa Jaya Lestari 2 59653907, 60667862
  3. Esensi Sinergi Teknik 2 60597527 (tercatat dua kali)
  4. Putra Buana Mandiri 4 59653755, 60667883, 59653957, 60597493
  5. CV. Nurani Cipta Mandiri 3 59646378, 59646453, 60597679
  6. CV. Sada Putra Jaya 2 60667831, 60597555
  7. CV. Ilham Putra Mandiri 4 59653387, 59647258, 59646661, 59647258 (tercatat dua kali)
  8. Cahaya Arif Samudra 3 60597866, 59648160, 59648317
  9. CV. Alesha Pratama 2 60667853, 60597440
  10. Amindotama 3 60667873, 59654021, 59642558
  11. PT. Kamilah Lestari Jaya 2 59642761, 59649772
  12. CV. Diva Sukses Abadi 3 60597474, 60597567, 60597845

Data ini menimbulkan pertanyaan besar terkait prinsip keadilan, akuntabilitas, dan transparansi dalam pelaksanaan proyek-proyek Disdik Kota Bekasi. Selain itu, pembagian proyek yang tidak merata ini juga berpotensi menyalahi prinsip persaingan sehat antar rekanan penyedia jasa, yang seharusnya menjadi fondasi dalam proses pengadaan pemerintah.

Saat dikonfirmasi pada Senin, 20 Oktober 2025, Kepala Dinas Pendidikan Alexander Zulkarnain tidak berada di tempat, meskipun sejumlah kontraktor dan awak media telah menunggu berjam-jam di kantornya. Hal serupa juga terjadi saat mencoba meminta klarifikasi dari Epih Hanafi, Kabid PAUD yang juga menjabat sebagai Plt Kabid SMP. Upaya konfirmasi melalui telepon maupun pesan WhatsApp tidak direspons. Sekretaris Disdik, Warsim, bahkan dilaporkan menghindar saat mengetahui kehadiran wartawan.

Situasi ini semakin memperkuat dugaan bahwa ada persoalan serius yang perlu diungkap lebih lanjut terkait dugaan nepotisme dalam pembagian proyek di lingkungan Dinas Pendidikan Kota Bekasi. Jika tidak segera ditangani secara transparan, praktik seperti ini berpotensi merusak citra pelayanan publik serta mencederai kepercayaan masyarakat terhadap institusi pemerintah daerah. (Redaksi)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *